.
-------------------------------------
aku masih mengharapkan dia
dia. dia. dan dia.
dia sebenarnya penyeri hidupku
ketika aku bangun
ketika aku jatuh
begitu lama kau disisi
begitu lama kau berdiri
untuk aku
kau permaisuri hati
tiada bandingan diantara yang lain
hanya kau yang memahami
hanya kau yang boleh
tapi aku mengerti
bukan seperti yang aku harapkan
aku hanya hiasan
bagi kamu
yang bila masa akan berakhir
layu dan gugur
bak hati yang hancur
sia-sia segala penantian
sebab aku hanyalah
karat dan sampah
yang akan dibuang bila-bila masa
sebagaimana aku buangkan kamu
hingga berakhirlah hayatku
terbang bersama memori
menjadi sunyi
---------------------------------------
Memang aku karat. Aku jujur. Aku tidak pandai bab-bab sebegini. Runcing segala macam benda yang melekat diotak aku. Tapi aku masih mengharap agar dia kembali dipangkuan aku agar aku boleh bisa berdiri lagi sebagaimana yang lain. Aku benar-benar sakit.
*hanya kau penerus hidupku.harap yang ter"akhirnya".
No comments:
Post a Comment